Penerimaan Siswa Baru, Silahkan daftarkan putra/putri anda DI MA, MTs, Pesantren, dan atau Panti Asuhan Kami. Daftar di https://s.id/PSMB_ROBIN !!!

Idul Fitri

Oleh: KH. Ahmad Halimy

Kata 'id berarti hari raya. Ia disebut 'id karena dilaksanakan berulang dan berulang setiap tahunnya.

Kata fithri, bisa bermakna berbuka. Ini karena 'idul fithri dilaksanakan setelah puasa wajib sebulan penuh di Bulan Romadlon.

Kapan ?

Tak ada beda pendapat bahwa 'Idul Fithri dilaksanakan pada tanggal 1 Syawwal. Perbedaan muncul dalam penentuan kapan 1 Syawwal itu terjadi.

Dalam hadits yang terkenal, Nabi Muhammad shollaLlahu 'alayhi wa sallam memberikan petunjuk pada kita : 


صوموا لرُؤيَتِه وأفطِروا لرُؤيَتِه، فإن غُبِّيَ علَيكُم فأكمِلوا عِدَّةَ شَعبانَ ثَلاثينَ.

Berpuasalah kalian karena melihat hilal. Berbukalah kalian ('Idul Fithri) karena melihat bulan. Jika pandangan kalian terhalang, maka sempurnakan jumlah bulan Sya'ban menjadi 30 hari (Muttafaq 'alayh).

Ini karena bulan Qomariyah yang menjadi pedoman dalam ibadah umurnya kalau tidak 29 hari, ya 30 hari.

Jadi, ru'yat adalah metode yang dipakai Nabi Muhammad shollaLlahu 'alayhi wa sallam untuk menentukan awal Romadlon dan awal Syawwal.

Apa yang Harus Dilakukan ?

Pertama. Menghidupkan malam 'Id, karena Nabi bersabda : 

من أحيا ليلتَيِ العيدِ لم يمُتْ قلبُه يومَ تموتُ القلوبُ

Barangsiapa yang menghidupkan dua malam hari raya ('Idul Fithri dan 'Idul Adha), maka hatinya tak akan mati, saat banyak hati manusia mati. (HR. Ibn Majah).

Apa yang dimaksud hati mati ?

Imam Hasan Al Basri (w. 110 H), memberikan penjelasan singkat :

طلب الدنيا بعمل الاخرة

Mencari dunia dengan amal akhirat. 

Bagaimana Cara Menghidupkan Malam 'Id ?

Imam Muhyiddin an Nawawi berkata : Ketahuilah, bahwa disunnahkan menghidupkan dua malam 'Id dengan dzikir, sholat dan ketaatan lainnya (Al Adzkar lin Nawawi)

Dari Ibn Abbas diriwayatkan bahwa keutamaan menghidupkan malam 'Id minimal dengan melaksanakan sholat Isya' dan shubuh berjamaah (Al Futuhatur Robbaniyyah, Syarh Adzkar, 4:236).

Kedua. Dengan banyak membaca takbir di malam 'Id. 

Imam Nawawi berkata : Disunnahkan takbir di dua malam 'Id. Saat 'Idul Fithri, waktunya sejak Maghrib hingga saat imam sholat 'id membaca takbiratul ihrom. Takbir disunnahkan setelah sholat, juga dalam segala keadaan. Saat ramai orang, berjalan, duduk, tidur tiduran, di jalan, di masjid, juga di atas tempat tidur (Al Adzkar, 165).

Mengapa Takbir ?

Takbir artinya mengagungkan Allah subhanaHu wa ta'ala. Dalam QS. Al Baqarah: 185, setelah perintah puasa ditetapkan, Allah SWT berfirman di akhir ayat :

ولتكملوا العدة ولتكبروا الله على ما هداكم ولعلكم تشكرون

Hendaklah kalian sempurnakan bilangan puasa, dan kalian agungkan Allah atas hidayah yang diberikan pada kalian, dan supaya kalian bersyukur. 

Lafadh Takbir

الله أكبر الله اكبر الله أكبر.

لا لله الا الله والله اكبر.

الله أكبر ولله الحمد.

Jika dilengkapi (Al Adzkar, 166):

الله أكبر كبيرا والحمد لله كثيراً وسبحان الله بكرة واصيلا.

لا اله الا الله ولا نعبد الا اياه. مخلصين له الدين. ولو كره الكافرون.

لا اله الا الله وحده صدق وعده ونصر عبده واعز جنده وهزم الاحزاب وحده.

لا اله الا الله والله اكبر. الله أكبر ولله الحمد.


Ketiga. Pastikan kita sudah menunaikan zakat fithri (Madura : zakat petra). Ukurannya 1 sho' makanan pokok (beras). Jangan sampai kita belum membayar zakat fithri saat kita melaksanakan sholat 'id.

WaLlahu a'lam 



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Idul Fitri"

Posting Komentar